Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
| 6 | Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik | 5 | |||||||
| i | Standar Pelayanan | 1 | |||||||
| a. Terdapat kebijakan standar pelayanan | Evidence | ||||||||
| b.Standar pelayanan telah dimaklumatkan | Evidence | ||||||||
| c. Dilakukan reviu dan perbaikan atas standar pelayanan | Evidence | ||||||||
| d. telah melakukan publikasi atas standar pelayanan dan maklumat pelayanan | Evidence | ||||||||
| ii | Budaya Pelayanan Prima | 1 | |||||||
| a. Telah dilakukan berbagai upaya peningkatan kemampuan dan/atau kompetensi tentang penerapan budaya pelayanan prima | Evidence | ||||||||
| b. Informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media | Evidence | ||||||||
| c. Telah terdapat sistem pemberian penghargaan dan sanksi bagi petugas pemberi pelayanan | Evidence | ||||||||
| d. Telah terdapat sistem pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar | Evidence | ||||||||
| e. Terdapat sarana layanan terpadu/terintegrasi | Evidence | ||||||||
| f. Terdapat inovasi pelayanan | Evidence | ||||||||
| iii | Pengelolaan Pengaduan | 1 | |||||||
| a. Terdapat media pengaduan dan konsultasi pelayanan yang terintegrasi dengan SP4N-Lapor! | Evidence | ||||||||
| b. Terdapat unit yang mengelola pengaduan dan konsultasi pelayanan | Evidence | ||||||||
| c. Telah dilakukan evaluasi atas penanganan keluhan/masukan dan konsultasi | Evidence | ||||||||
| iv | Penilaian Kepuasan terhadap Pelayanan | 1 | |||||||
| a. Telah dilakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan | Evidence | ||||||||
| b. Hasil survei kepuasan masyarakat dapat diakses secara terbuka | Evidence | ||||||||
| c. Dilakukan tindak lanjut atas hasil survei kepuasan masyarakat | Evidence | ||||||||
| v | Pemanfaatan Teknologi Informasi | 1 | |||||||
| a. Telah menerapkan teknologi informasi dalam memberikan pelayanan | Evidence | ||||||||
| b. Telah membangun database pelayanan yang terintegrasi | Evidence | ||||||||
| c. Telah dilakukan perbaikan secara terus menerus | Evidence | ||||||||
Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan publik pada masing-masing instansi pemerintah secara berkala sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat. Disamping itu, peningkatan kualitas pelayanan publik dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pelayanan publik dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan menjadikan keluhan masyarakat sebagai sarana untuk melakukan perbaikan pelayanan publik.
Target yang ingin dicapai melalui program peningkatan kualitas pelayanan publik ini adalah:
Meningkatnya kualitas pelayanan publik (lebih cepat, lebih murah, lebih aman, dan lebih mudah dijangkau) pada instansi pemerintah;
Meningkatnya jumlah unit pelayanan yang memperoleh standardisasi
Pelayanan internasional pada instansi pemerintah; dan
Meningkatnya indeks kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik oleh masing-masing instansi pemerintah.
Atas dasar hal tersebut, maka terdapat beberapa indikator yang perlu dilakukan untuk menerapkan peningkatan kualitas pelayanan publik, yaitu:
Standar Pelayanan
Pengukuran indikator ini dilakukan dengan mengacu pada kondisi yang seharusnya dilakukan, seperti:
Unit kerja telah memiliki kebijakan standar pelayanan;
Unit kerja telah memaklumatkan standar pelayanan;
Unit kerja telah memiliki SOP bagi pelaksanaan standar pelayanan; dan
Unit kerja telah melakukan review dan perbaikan atas standar pelayanan dan SOP.
Budaya Pelayanan Prima
Pengukuran indikator ini dilakukan dengan mengacu pada kondisi yang seharusnya dilakukan, seperti:
Unit kerja telah melakukan sosialisasi/pelatihan berupa kode etik, estetika, capacity building dalam upaya penerapan budaya pelayanan prima;
Unit kerja telah memiliki informasi tentang pelayanan mudah diakses melalui berbagai media;
Unit kerja telah memiliki sistem reward and punishment bagi pelaksana layanan serta pemberian kompensasi kepada penerima layanan bila layanan tidak sesuai standar;
Unit kerja telah memiliki sarana layanan terpadu/terintegrasi; dan
Unit kerja telah melakukan inovasi pelayanan.
Penilaian Kepuasan Terhadap Pelayanan
Pengukuran indikator ini dilakukan dengan mengacu pada kondisi yang seharusnya dilakukan, seperti:
Unit kerja telah melakukan survey kepuasan masyarakat terhadap pelayanan;
Hasil survey kepuasan masyakat dapat diakses secara terbuka; dan
Unit kerja telah melakukan tindak lanjut atas hasil survey kepuasan masyarakat.
Hasil survey kepuasan masyakat dapat diakses dengan cara klik disini