Manajemen Perubahan
Manajemen Perubahan
| 1 | Manajemen Perubahan | |||||||
| i | Penyusunan Tim Kerja | 0,5 | ||||||
| a. Unit kerja telah membentuk tim untuk melakukan pembangunan Zona Integritas | Evidence | |||||||
| b. Penentuan anggota Tim dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas | Evidence | |||||||
| ii | Rencana Pembangunan Zona Integritas | 1 | ||||||
| a. Terdapat dokumen rencana kerja pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | Evidence | |||||||
| b. Dalam dokumen pembangunan terdapat target-target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan WBK/WBBM | Evidence | |||||||
| c. Terdapat mekanisme atau media untuk mensosialisasikan pembangunan WBK/WBBM | Evidence | |||||||
| iii | Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM | 1 | ||||||
| a. Seluruh kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana | Evidence | |||||||
| b. Terdapat monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas | Evidence | |||||||
| c. Hasil Monitoring dan Evaluasi telah ditindaklanjuti | Evidence | |||||||
| iv | Perubahan pola pikir dan budaya kerja | 1,5 | ||||||
| a. Pimpinan berperan sebagai role model dalam pelaksanaan Pembangunan WBK/WBBM | Evidence | |||||||
| b. Sudah ditetapkan agen perubahan | Evidence | |||||||
| c. Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di lingkungan organisasi | Evidence | |||||||
| d. Anggota organisasi terlibat dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM | Evidence | |||||||